DETAIL INFORMASI
TATA KELOLA ORGANISASI :: dipost pada 03 April 2015

Unsur Pimpinan Fakultas

Fakultas dipimpin oleh Dekan dan dibantu oleh Wakil Dekan, yang terdiri atas Wakil Dekan I (bidang akademik kemahasiswaan dan alumni) dan Wakil Dekan II (bidang administrasi umum dan kerjasama).

Dekan memiliki tanggung jawab:

  1. Terselenggaranya kegiatan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat fakultas.
  2. Terselenggaranya penjaminan mutu akademik di tingkat fakultas

 

Wakil Dekan I memiliki tanggung jawab:

  1. Terselenggaranya kegiatan akademik di tingkat fakultas
  2. Terlaksanaanya penjaminan mutu akademik di tingkat fakultas
  3. Terselenggaranya kegiatan pengembangan organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas.
  4. Terselenggaranya pembinaan dan pengembangan jaringan alumni

Wakil Dekan II memiliki tanggung jawab:

  1. Terselenggaranya pengelolaan administrasi umum di tingkat fakultas
  2. Terselenggaranya pengelolaan keuangan di tingkat fakultas.
  3. Terwujudnya kerjsama eksternal

 

Senat Fakultas

Senat Fakultas merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan fakultas yang memiliki wewenang untuk menjabarkan kebijakan dan peraturan universitas untuk fakultas. Tugas Pokok Senat Fakultas :

  1. Merumuskan kebijakan akademik fakultas
  2. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian dosen
  3. Merumuskan norma dan tolok ukur pelaksanaan penyelenggaraan fakultas
  4. Menilai pertanggungjawaban Pimpinan Fakultas atas pelaksanaan kebijakan akademik yang telah ditetapkan
  5. Memberi pertimbangan kepada Rektor mengenai calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi Pimpinan Fakultas
  6. Mengkaji, menyempurnakan dan kemudian menyetujui Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Fakultas yang diajukan Pimpinan Fakultas sebelum diusulkan kepada Pimpinan Universitas
  7. Menanggapi kasus-kasus pelanggaran etika akademik dan ketentuan peraturan yang dilakukan oleh sivitas akademika.

 

Unsur Pelaksana Akademik:

1) Program Studi (Prodi)

Prodi merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik dan / atau profesional dan bila memenuhi syarat dapat melaksanakan pendidikan program pascasarjana dalam sebagian atau satu cabang ilmu pengetahuan teknologi dan/atau kesenian tertentu.

prodi terdiri atas:

  1. Unsur pimpinan yaitu Ketua prodi (Kaprodi) dan Sekretaris prodi (Sesprodi)
  2. Unsur pelaksana akademis/staf yaitu para Dosen 
  3. Tenaga Kependidikan di tingkat prodi

Ketua dan Sekretaris prodi mempunyai masa jabatan 4 tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali. Ketua dan Sekretaris prodi diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usul Dekan setelah mendapat pertimbangan Senat Fakultas. Sedangkan kepala laboratorium diangkat dan diberhentikan oleh rektor atas usul jurusan melalui dekan.

Ketua prodi memiliki tanggung jawab:

  1. Terselenggaranya kegiatan pendidikan dan pengajaran (proses pembelajaran), penelitian serta pengabdian masyarakat di tingkat program studi
  2. Terselenggaraanya pelaksanaan penjaminan mutu akademik di tingkat program studi
  3. Tercapainya kompetensi lulusan
  4. Terciptanya suasana akademik

Sekretaris Program Studi memiliki tanggung jawab: terselenggaranya administrasi dan pelayanan dalam menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat program studi

 

2) Laboratorium

Kepala Laboratorium Fakultas/ prodi mempunyai tugas pokok Menyelenggarakan kegiatan proses belajar mengajar (praktikum), penelitian, pengembangan dan jasa laboratorium.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Kepala Laboratorium mempunyai fungsi :

  1. Melaksanakan praktikum untuk meningkatkan ketrampilan bidang ilmu.
  2. Memberikan fasilitas dalam melaksanakan kegiatan penelitian.
  3. Menyusun rencana jadual kegiatan dan anggaran laboratorium.
  4. Menyusun rencana pengembangan laboratorium
  5. Melakukan evaluasi kegiatan praktikum yang sudah berjalan, dan melakukan perbaikan yang diperlukan.
  6. Melaksanakan jasa pengukuran / analisa laboratorium.

Setiap laboratorium dipimpin oleh seorang dosen yang diangkat sebagai Kepala Laboratorium (Ka.Lab) yang keahliannya telah memenuhi persyaratan sesuai dengan cabang ilmu yang dipraktekkan dalam laboratorium tersebut.    

3. Unsur Pelaksana Administratif

Pelaksanaan administratif yang berkaitan dengan pelayanan mahasiswa dalam proses belajar mengajar di FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta dilaksanakan oleh Bagian Tata Usaha, baik pada tingkat fakultas maupun Prodi. Bagian tata usaha meliputi: sub bagian akademik, sub bagian umum dan pelayanan teknis, serta sub bagian keuangan. Secara umum bagian tata usaha fakultas membantu  pimpinan fakultas dalam melaksanakan tugas administrasi umum, pengelolaan sarana dan prasarana, keuangan, kepegawaian, kemahasiswaan dan pendidikan/akademik.

 

SUMBER DAYA MANUSIA

Sumber daya manusia yang menunjang pelaksanaan proses pembelajaran di perguruan tinggi meliputi: tenaga pendidik/dosen, tenaga kependidikan, tenaga laboran, tenaga pustakawan. Ditinjau dari sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik/dosen, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN “Veteran” Yogyakarta selalu berupaya meningkatkan mutu pendidikan yang diberikan pada para mahasiswa melalui pemberian kesempatan studi lanjut bagi para dosen yang ada, baik S2 maupun S3. Berbagai bentuk pelatihan yang mendukung kompetensi dosen, seperti pelatihan metode pembelajaran, selalu dilakukan tiap tahun.

Dosen adalah seseorang yang berdasarkan pendidikan dan keahliannya diangkat oleh penyelenggara pendidikan perguruan tinggi dengan tugas utama mengajar. Dosen dapat merupakan dosen tetap, dosen tidak tetap dan dosen tamu. Dosen tetap adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga pengajar tetap di UPN “Veteran” Yogyakarta. Dosen tidak tetap adalah dosen yang bukan merupakan tenaga pengajar tetap di UPN “Veteran” Yogyakarta dan Dosen tamu adalah seseorang yang diundang untuk mengajar di FISIP  selama jangka waktu tertentu. Sampai dengan saat ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN “Veteran” Yogyakarta memiliki 60 dosen tetap dengan kualifikasi pendidikan, sebagian besar telah bergelar Magister (S2) dan Doktor (S3) serta lebih dari 50 % telah tersertifikasi

Tenaga penunjang akademik yang ada di FISIP terintegrasi dengan tenaga yang ada di tingkat universitas, yang terdiri atas pustakawan, tenaga kependidikan termasuk ahli komputer, dan tenaga laboran. Sumber daya yang potensial ini akan semakin optimal dengan selalu ditingkatkan kompetensinya. Dengan demikian, pada masa yang akan datang, FISIP diharapkan dapat lebih memberikan sumbangsih yang lebih nyata dan lebih besar terhadap masalah-masalah sosial politik yang dihadapi bangsa dan negara.   


iklan gratis pasang iklan gratis iklan gratis indonesia
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
xevil